Program Kemitraan dengan Tunas Sawa Erma Group dalam rangka Akselerasi Implementasi NDPE

Yahywa dengan senang hati mengumumkan bahwa saat ini sedang berkolaborasi dengan salah satu grower besar di Indonesia Timur yaitu Tunas Sawa Erma Group untuk membantu program akselerasi implementasi NDPE yang menjadi kebijakan utama dari Tunas Sawa Erma Group.

Program kolaborasi multi years Yahywa dan Tunas Sawa Erma Group akan mencakup secara komprehensif hal-hal sebagai berikut;

  1. Reformulasi kebijakan NDPE dan penyusunan Timebound Plan,
  2. Merancang instrumen implementasi dan monitoring yang terdiri dari: a. TSE-Comprehensive Sustainability Standard sebagai instrumen penilaian mandiri yang proses verifikasi dan validasinya akan melibatkan para akademisi sebagai bagian dari independensi. TSE-CSS berbasis pada derivasi semua aspek NDPE yang terkoneksi dengan standard sertifikasi ISPO, RSPO, ISCC, serta kriteria non sertifikasi FPCA dan SDG;; b. TSE-Grievance Tracker untuk memastikan historikal penyelesaian keluhan terjadi secara transparan dan berakuntabilitas; c. TSE-Traceability Tracker untuk memastikan program Traceability to Plantation berjalan secara sistematis;
  3. Implementasi semua instrumen di lapangan secara kontinyu dan konsisten untuk mengetahui sejauh mana posisi TSE terhadap praktik keberlanjutan yang berbasis kebijakan NDPE. Meskipun secara de facto, TSE telah menerapkan Stop Work Order sejak 2017, namun sejalan dengan program akselerasi ini, TSE juga akan membangun Liability Assessment dan Rencana Pemulihan sebagai bagian dari komitmen besar TSE dalam meremediasi dan mengkompensasi perubahan tutupan lahan sejak Januari 2016.
  4. Monitoring dan continual improvement. Yahywa akan melakukan monitoring semua level implementasi kebijakan NDPE ini dengan melibatkan para ahli dari kalangan akademisi.