Komitmen Pelaksanaan Recovery Plan PT Mulia Inti Perkasa (PT MIP)
Sejak akhir tahun 2023, Yayasan Hylobates Awara bersama dengan PT MIP memulai kerja sama berkaitan dengan kegiatan recovery plan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen PT MIP dalam menciptakan harmoni antara operasional bisnis dengan keberlanjutan lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya terbatas pada pemulihan fisik kawasan, tetapi juga mencakup pemberdayaan sosial dan penguatan kelembagaan lokal, yang semuanya ditujukan untuk membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Di dalam area konsesi, kegiatan difokuskan pada pengembalian fungsi ekologis sebagai bagian dari perencanaan lanskap jangka panjang. Beberapa kegiatan yang didampingi oleh Yahywa meliputi identifikasi pohon indukan sebagai sumber benih unggul untuk mendukung keberlanjutan ekosistem lokal, pemetaan dan persiapan area persemaian, penanaman dan pemeliharaan bibit, hingga monitoring berkala untuk mengevaluasi capaian dari setiap fase yang berjalan.
Di luar konsesi, Kolaborasi antara PT MIP dengan Yahywa melibatkan masyarakat Kampung Long Ayap melalui pendekatan partisipatif. Sejak November 2023, telah diinisiasi berbagai pertemuan dan diskusi guna membangun kesepahaman bersama dan merancang kerjasama jangka panjang dalam kegiatan konservasi. Langkah awal dimulai dengan pertemuan bersama KPHP Berau barat pada November 2023, yang menjadi diskusi yang penting berkaitan dengan penyusunan rencana kegiatan di wilayah Long Ayap. Diskusi ini kemudian dilanjutkan dalam forum multipihak yang diselenggarakan oleh KPHP Berau Barat yang melibatkan para stakeholder terkait yaitu perusahaan, beberapa NGO lokal, serta perwakilan masyarakat. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi agar setiap pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang selaras dan menghindari tumpang tindih program.
Rangkaian proses dialog yang partisipatif ini menghasilkan kesepakatan resmi yang dituangkan dalam Nota Kesepemahaman (MOU) antara PT MIP dengan Lembanga Pengelola Hutan Desa Long Ayap, yang ditandatangani pada 28 Januari 2024. Program konservasi yang disusun bersama masyarakat ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan lokal serta berpotensi memberikan dampak nyata bagi lingkungan maupun masyarakat.
Melalui berbagai inisiatif yang telah dijalankan, PT MIP menegaskan bahwa pemulihan dan konservasi bukan sekedar komitmen yang tertuang didalam dokumen, melainkan telah diwujudkan dalam langkah-langkah nyata. Upaya ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara aktif, memperkuat kelembagaan lokal serta mengedepankan prinsip berkelanjutan sebagai dasar setiap proses perencanaan dan pelaksanaan program.

Leave a Comment