Progres Recovery Plan PT MIP: Update Kegiatan November 2024 – Mei 2025
Selama pelaksanaan kegiatan periode November 2024 hingga Mei 2025, Yayasan Hylobates Awara (Yahywa) turut mendampingi pelaksanaan program pemulihan lingkungan yang dijalankan oleh PT Mulia Inti Perkasa (PT MIP). Dalam kurun waktu ini, berbagai aktivitas telah dilaksanakan, tidak hanya menitikberatkan pada aspek ekologis, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat khususnya Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Long Ayap.
Upaya yang dilaksanakan di dalam konsesi befokus pada tahap awal pemulihan ekosistem, yang mencakup kegiatan survei pohon indukan, pemetaan area tanam, pengumpulan anakan dan benih pohon. Pada Maret 2025 penanaman tahap pertama berhasil dilaksanakan dengan menanam 35 bibit pohon, terdiri dari pohon meranti, durian dan rambutan maritam. Meskipun pelaksanaan di lapangan menhadapi berbagai tantangan seperti curah hujan yang tinggi dan akses terbatas. Namun dengan penyesuaian metode, pelaksanaan penanaman tersebut dapat berjalan dengan baik. Pada akhir bulan mei menunjukkan kondisi persemaian terdapat jumlah bibit yang hidup sebanyak 1.852 bibit.


Sementara itu, kegiatan di Kampung Long Ayap bersama dengan LPHD Long Ayap, berfokus pada kegiatan penguatan kapasitas kelembagaan dan keterampilan masyarakat. Pada enam bulan terakhir, sudah telaksana empat pelatihan tematik. Kegiatan ini dimulai dengan pelatihan manajemen organisasi dan keterampilan spasial menggunakan aplikasi Avenza dan Timestamp yang bekerjasama dengan KPHP Berau Barat pada bulan Februari 2025. Selanjutnya, di bulan Mei 2025 bersama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, dilaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik dan pelatihan teknik perbanyakan tanaman seperti okulasi dan sambung pucuk. Pelatihan ini didukung oleh penyediaan alat praktik seperti mesin chopper, sprayer elektrik, dan bibit durian agar peserta dapat langsung mernerapkan pengetahuan yang telah diperoleh. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa kegaian ini merupakan kebutuhan masyararat dalam mengelola sumber daya yang ada disekitar mereka. Kemitraan ini menunjukkan bahwa pemulihan lingkungan bukanlah upaya satu pihak saja. tetapi perlu kerja sama lintas sektor dan komitmen jangka panjang untuk terciptanya perubahan.

